Friday, March 16, 2012

LAPORAN MIKROBIOLOGI: Pewarnaan Kapsul

oleh :
  1. Alit Pradana
  2. Aji Dharma Bakti
  3. Aritha Yuniarti Pohan
  4. Eny Rahayu
  5. Alexander Febrianto
 Dasar :  
Pada umumnya sel bakteri mengandung air 80–85 %, protein, lemak, karbohidrat, dan disamping itu juga mengandung enzim. Bahan terakhir ini sangat penting. Sel Bakteri terdiri dari sel, endoplasma / sitoplasma / protoplasma.Sitoplasma ini dikelilingi membran sitoplasma dimana di dalamnya terdapat granul – granul dan inti sel. Granul – granul ini merupakan persediaan makanan. Disamping itu bakteri tersebut mempumyai kapsul yaitu seluruh sel dibugkus oleh suatu substansi semacam slym / gelatin. Kapsul ini berfungsi untuk melindungi bakteri terhadap serangan dari luar.

Tujuan :
Untuk mengetahui dan mengamati  ada tidaknya kapsul pada bakteri

Alat dan Bahan :
Alat yang digunakan :
1.      kaca alas
2.      Dawai / ose
3.      Pembakar spirtus
4.      Tabung reaksi
5.      Pencil glass
6.      Pencil glass
7.      Mikroskop
8.      Kertas saring
9.      Labu semprot
10.    Kapas
11.    Piala gelas
12.    Pinset


Bahan yang digunakan :

  1. Alkhohol 70%
  2. Kristal Violet 1%
  3. Larutan fisiologis
  4. Suspensi bakteri
  5. Minyak imersi
  6. CuSO4 20%


Cara kerja :

  1. Meja disemprot dengan alkhohol 70%.
  2. Kaca alas dibersihkan dengan alkhohol 70% dan difiksasi.
  3. Kaca alas dibagi 3 dengan menggunakan pencil glass.
  4. Dawai / ose dipijarkan dan dicelupkan dalam LF lalu kedalam suspensi bakteri.
  5. Suspensi tersebut disebarkan pada ketiga bagian kaca alas secara merata.
  6. Setelah itu, kaca alas dikeringkan di udara sampai terlihat lapisan putih.
  7. Kemudisn ditetesi zat warna kristal violet 1% dan dibiarkan selama dua menit.
  8. Dicelupkan kedalam larutan CuSO4 20%.
  9. Dikeringkan dengan dua kertas saring daslam keadaan tegak lurus sampai kering.
  10. Preparat ditetesi minyak imersi
  11. Diamati dibawah mikroskop dengan lensa objektif 100x dan lensa okuler 10x.

Bagan Kerja
 Pengamatan :
 
Ket :
Lensa objektif : 100x
Lensa okuler : 10x
Perbesaran : 1000x
Bentuk sel :
·         Monobacillus
·         Diplobacillus
·         Triplobacillus
Lapang pandang : transparan
Warna sel : ungu
Umur bakteri : 48 jam
Sumber : bacillus 24 jam dalam litmusmilk

Pembahasan :
Beberapa jenis bakteri dan sianobakteri mengeluarkan bahan–bahan yang sangat berlendir dan lengket pada permukaan selnya, melindungi dinding sel. Bila bahan berlendir tersebut kompak dan tampak sebagai suatu bentuk yang pasti (bundar atau lonjong) maka disebut kapsul, tetapi bila tidak teratur bentuknya dan menempel pada sel kurang erat, maka disebut lapisan lendir. Kebanyakan bakteri mempunyai lapisan lendir yang menyelubungi dinding sel seluruhnya. Jika lapisan lendir ini cukup tebal, makabungkus itu disebut kapsula.
Tanpa pewarnan, kapsul bakteri sangat sukar diamati dengan mikroskop cahaya biasa karena tidak berwarna dan mempunyai indeks bias yang rendah. Karena kapsul bakteri bersifat non ionik, maka pewarnaanya tidak dapat dilakukan dengan prosedur pewarnaan sederhana biasa. Masalah utama dalam pewarnaan kapsul ialah bila olesan bakteri yang telah disiapkan itu difiksasi dengan panas menurut metode yang biasa, maka kapsul tersebut akan rusak, namun bila tidak difiksasi dengan panas, organisme tersebut akan meluncur pada waktu pencucian. Jadi pemanasan dilakukan dengan suhu yang sesuai.
Pada pewarnaan kapsul ini, CuSO4 20% berfungsi sebagai peluntur warna (decolourisasi) dimaksudkan untuk menghilangkan atau mencuci zat warna tanpa menghilangkan warna pada sel bakteri.

Kesimpulan :
Lendir yang terdapat pada bakteri tersebut bersifat ganas (virulent) dan bersifat pathogen (penyebab penyakit) dengan pewarnaan kapsul cara Anthony dapat disimpulkan :
  1. Warna sel ungu
  2. Warna kapsul transparan
  3. Warna lapang pandang transparan

 

1 comment: